Rab. Jun 24th, 2026

Kongres Nasional Ke-9 SEMMI di Banten, SEMMI Sukabumi Serukan Kebangkitan Organisasi Berbasis Ideologi HOS Cokroaminoto

Bendahara Umum SEMMI Sukabumi, Faisal Dzikiri

SUKABUMI, Topik Berita – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) menggelar Kongres Nasional (Kongresnas) ke-9 di Provinsi Banten pada 21–24 Juli 2026. Mengusung tema “SEMMI Satu, Wujudkan Asta Cita”, forum tertinggi organisasi tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi kader sekaligus menentukan arah gerakan mahasiswa muslim Indonesia di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kongres Nasional ke-9 mendapat perhatian besar dari pengurus cabang SEMMI di berbagai daerah, termasuk SEMMI Sukabumi. Organisasi mahasiswa tersebut menilai kongres kali ini bukan hanya agenda pergantian kepemimpinan, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan dan mengembalikan kejayaan SEMMI sebagai organisasi kader yang berlandaskan nilai-nilai perjuangan Islam dan kebangsaan.

Bendahara Umum SEMMI Sukabumi, Faisal Dzikiri, menyatakan pihaknya mendukung penuh penyelenggaraan Kongres Nasional ke-9 agar berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Menurutnya, keberhasilan kongres akan menentukan keberlangsungan organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, dan teknologi di masa depan.

“Kami berharap Kongres ke-9 di Banten menjadi momentum pemersatu seluruh kader. Sesuai tema ‘SEMMI Satu’, inilah saatnya seluruh elemen organisasi mengesampingkan ego sektoral dan memperkuat persaudaraan untuk mewujudkan Asta Cita. Keberhasilan kongres ini akan menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan organisasi yang lebih hidup, adaptif, dan mampu melahirkan kader-kader pemimpin masa depan,” ujar Faisal dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).

Jadikan Kongres Sebagai Titik Balik Kebangkitan SEMMI

SEMMI Sukabumi juga menegaskan bahwa Kongres Nasional ke-9 harus menjadi titik balik kebangkitan organisasi. Menurut mereka, SEMMI perlu kembali memperkuat identitas ideologisnya agar mampu menjawab tantangan perubahan zaman sekaligus mempertahankan eksistensinya sebagai organisasi perjuangan mahasiswa.

Dalam pandangan SEMMI Sukabumi, kebangkitan organisasi harus dimulai dengan menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh tokoh besar Syarikat Islam, H.O.S. Cokroaminoto. Pemikiran Cokroaminoto tentang kemandirian, keadilan sosial, kepemimpinan, dan spiritualitas dinilai tetap relevan sebagai landasan gerakan mahasiswa masa kini.

“SEMMI harus kembali ke puncak kejayaannya. Jalan menuju tujuan itu bukan dengan melupakan sejarah, melainkan dengan membumikan kembali semangat ideologi H.O.S. Cokroaminoto. Di tengah disrupsi teknologi dan dinamika global yang semakin kompleks, nilai-nilai kepemimpinan, keberanian, dan keteguhan ideologi yang beliau wariskan menjadi pedoman penting bagi gerakan mahasiswa saat ini,” tegas Faisal.

Ajak Delegasi Satukan Visi untuk Umat dan Bangsa

Melalui Kongres Nasional ke-9 di Banten, SEMMI Sukabumi mengajak seluruh delegasi dari berbagai wilayah Indonesia untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang persatuan, konsolidasi gagasan, dan perumusan langkah strategis organisasi.

SEMMI Sukabumi berharap kongres mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner, memperkuat soliditas kader, serta menghasilkan rekomendasi dan program nyata yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa dan pemberdayaan umat.

Dengan semangat “SEMMI Satu, Wujudkan Asta Cita”, Kongres Nasional ke-9 diharapkan menjadi momentum kebangkitan organisasi sekaligus mempertegas peran SEMMI sebagai salah satu kekuatan gerakan mahasiswa yang terus berkomitmen pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan perjuangan sosial.

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *