SUKABUMI, Topik Berita – Dalam suasana khidmat Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Alun-alun Palabuhanratu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengajak seluruh masyarakat menjadikan momen sujud di hari raya sebagai titik awal memperkuat semangat membangun daerah. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai keikhlasan, persaudaraan, dan kebersamaan yang lahir dari Idulfitri harus diwujudkan dalam kerja nyata untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang merata di Kabupaten Sukabumi.
Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Palabuhanratu untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah dalam suasana khidmat, Sabtu (21/3/2026). Momentum hari kemenangan ini turut dihadiri Wakil Bupati Andreas serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Bahkan sejumlah tokoh nasional dan daerah juga hadir, di antaranya Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Demokrat Iman Adi Nugraha serta Ketua MUI Provinsi Jawa Barat Aang Abdullah Zein.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar menegaskan bahwa Idulfitri tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menjadi titik awal untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah.
“Idulfitri harus kita maknai sebagai energi baru untuk memperkuat komitmen pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sukabumi menunjukkan tren positif, meskipun masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang harus diselesaikan bersama.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, pemerataan pendidikan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Namun, masih ada tantangan yang harus kita hadapi bersama,” ujarnya.
Bupati optimistis, dengan dukungan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, visi mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarakah) dapat tercapai.
“Kami yakin dengan kebersamaan, cita-cita besar ini bisa terwujud,” ucapnya.
Selain itu, Bupati juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik untuk selalu mengutamakan keselamatan. Ia meminta aparat terkait memastikan pelayanan di jalur mudik dan kawasan wisata berjalan optimal dan tertib.
“Mari kita wujudkan Sukabumi sebagai daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” ajaknya.
Dalam nuansa Idulfitri yang penuh kehangatan, Bupati mengajak masyarakat untuk meninggalkan sifat negatif dan memperkuat nilai-nilai persaudaraan.
“Tinggalkan rasa benci, iri, dan dengki. Mari kita bangun kebersamaan dengan kasih sayang dan kepedulian, serta saling memaafkan dengan tulus,” pesannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan warga yang tengah tertimpa musibah agar diberikan kekuatan dan ketabahan, serta berharap Kabupaten Sukabumi senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sukabumi, Andi Rahman, menyampaikan bahwa selama Ramadan, Pemkab Sukabumi telah melaksanakan program Muhibah Ramadan di 11 kecamatan.
Program tersebut meliputi bazar, khataman Al-Qur’an, serta penyaluran 2.500 paket bantuan bagi kaum duafa dan anak yatim.
Selain itu, program ini juga memberikan hadiah umrah kepada para guru ngaji, marbot, imam masjid, dan tokoh keagamaan. Jumlah penerima bahkan meningkat dari target awal 11 orang menjadi 23 orang berkat dukungan berbagai pihak.
“Kami juga menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni. Program ini menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat kepedulian sosial,” jelas Andi.
Ia menutup dengan ucapan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat serta berharap semangat kebersamaan terus terjaga dalam membangun Sukabumi ke depan.
