SUKABUMI, Topik Berita – Lonjakan wisatawan pada puncak libur Lebaran 2026 di kawasan Palabuhanratu mendorong Wakil Bupati Sukabumi Andreas mengeluarkan peringatan tegas terkait keselamatan pengunjung.
Dalam konferensi pers Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Pos Pengamanan Gadobangkong, Selasa (24/3/2026), Andreas menegaskan bahwa tingginya mobilitas wisatawan harus diimbangi dengan kewaspadaan tinggi, terutama di kawasan pesisir.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai euforia liburan justru menimbulkan risiko,” ujarnya.
Peringatan tersebut diperkuat dengan data dari BMKG yang menyebutkan gelombang laut Palabuhanratu mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Kondisi ini dinilai cukup berisiko, khususnya bagi wisatawan yang beraktivitas di pesisir.
Selain faktor alam, aparat kepolisian juga menyoroti potensi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan menuju Palabuhanratu yang berkelok dan menantang.
Kapolres Sukabumi AKBP Samian meminta masyarakat memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan dan tidak menggunakan kendaraan barang untuk mengangkut penumpang.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Sukabumi tetap menyambut positif tingginya kunjungan wisatawan sebagai indikator pemulihan sektor pariwisata. Namun, pemerintah menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.
