Sel. Feb 10th, 2026

SUKABUMI, Topik Berita – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mempercepat Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada tahun 2025, program pembangunan Rutilahu dilaksanakan serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi Asep Japar secara resmi meluncurkan program tersebut melalui aksi simbolis merobohkan salah satu rumah tidak layak huni di Kampung Cipatuguran, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Jumat (26/9/2025).

Launching pembangunan Rutilahu tersebut dihadiri Wakil Bupati Sukabumi Andreas, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sukabumi. Sementara itu, 46 kecamatan lainnya mengikuti kegiatan secara daring.

Program Rutilahu menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-155 yang tahun ini menitikberatkan pada kegiatan sosial dan kemanusiaan. Selain pembangunan Rutilahu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menggelar sunatan massal serentak bagi 155 anak dari berbagai kecamatan.

Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan bahwa peringatan HJKS tahun ini sengaja diisi dengan kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Peringatan HJKS tahun ini kami isi dengan kegiatan sosial. Selain pembangunan Rutilahu, kami juga melaksanakan sunatan massal serentak se-Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi mendukung pelaksanaan program, mulai dari Forkopimda, TNI, Polri, hingga unsur masyarakat. Ia berharap, peringatan HJKS pada tahun-tahun mendatang dapat berlangsung lebih meriah dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengungkapkan bahwa total 780 unit rumah dibangun melalui Program Rutilahu pada tahun 2025.

“Sebanyak 761 unit bersumber dari alokasi Disperkim, sedangkan 19 unit lainnya berasal dari program HJKS,” jelas Herdiawan.

Ia menegaskan bahwa Program Rutilahu menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan mengusung tagline Rumah Sakinah, yakni rumah yang sehat, layak, nyaman, aman, dan berkah.

Meski ratusan unit rumah telah dibangun, Herdiawan mengakui jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Sukabumi masih cukup banyak. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar program ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

Rangkaian kegiatan launching ditutup dengan peletakan batu pertama pembangunan Rutilahu oleh Bupati Sukabumi bersama jajaran Forkopimda sebagai simbol dimulainya pembangunan secara serentak.

 

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *