Rab. Feb 11th, 2026

SUKABUMI, TOPIC BERITA – Petani di Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, kini mendapat angin segar. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Bupati Sukabumi H. Asep Japar meresmikan sistem pengairan pertanian di Desa Pangumbahan, Selasa (22/7/2025).

Kasad menyebut, irigasi baru ini akan mengairi 424 hektare lahan yang sebelumnya hanya bergantung pada hujan. Dengan pasokan air stabil, petani bisa meningkatkan frekuensi panen hingga tiga kali dalam setahun.

“Ini bentuk komitmen TNI AD untuk mendukung ketahanan pangan nasional,” tegas Jenderal Maruli.

Ia juga mengungkapkan bahwa TNI AD dalam tiga tahun terakhir telah membangun 300 lebih titik akses air bersih di Jabar melalui kolaborasi lintas sektor. Proyek ini akan terus diperluas, termasuk untuk pembangunan sarana pendidikan di desa-desa.

Gubernur Dedi Mulyadi menargetkan seluruh sawah tadah hujan di Jawa Barat selesai ditangani dalam dua tahun. Ia menilai pertanian sebagai fondasi ekonomi daerah yang harus didukung dengan infrastruktur pengairan yang baik.

“Jawa Barat harus bebas dari krisis air bersih. Saya juga sudah minta 1.000 titik air bersih segera dibangun,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sukabumi Asep Japar mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan provinsi terhadap petani di wilayahnya.

“Ini awal perubahan besar. Petani bisa panen tiga hingga empat kali setahun. Kami optimis kesejahteraan warga akan meningkat,” ujarnya.

Usai peresmian, Bupati melanjutkan kegiatan dengan Gerakan Panen Raya Padi bersama Kelompok Tani Jaya di Kampung Ciburial, Desa Pangumbahan.

By Redaksi

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *